Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai potensi bahaya kelistrikan di lingkungan rumah tangga, mulai dari penggunaan stop kontak secara berlebihan, instalasi listrik yang telah menurun kualitasnya, penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai standar, hingga pentingnya melakukan pemeriksaan instalasi secara berkala. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan berbagai fitur pada aplikasi PLN Mobile sebagai kanal resmi untuk melaporkan gangguan maupun potensi bahaya kelistrikan.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, *Moch. Andy Adchaminoerdin*, mengatakan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan merupakan bagian penting dari upaya PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga aman bagi masyarakat.
“Keandalan sistem kelistrikan harus dibarengi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan listrik secara aman. Karena itu, PLN terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat agar budaya keselamatan ketenagalistrikan dapat tumbuh hingga ke tingkat lingkungan. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk meminimalkan risiko kecelakaan maupun kebakaran akibat listrik,” ujar Andy.

Manager PLN UP3 Bintaro memberikan edukasi keamanan kelistrikan kepada para Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) dan masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan pencegahan bahaya kebakaran di Aula Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap potensi bahaya kelistrikan serta langkah pencegahan kebakaran sejak dini.
Andy menambahkan bahwa keterlibatan relawan dan perangkat lingkungan menjadi strategi efektif untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
“Kami berharap para peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungannya masing-masing. Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya instalasi listrik yang sesuai standar serta memanfaatkan PLN Mobile untuk melaporkan potensi bahaya, maka upaya pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih efektif,” tambah Andy.
Manager PLN UP3 Bintaro, *Yudho Rahadianto*, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.
“Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami ingin meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi instalasi listrik di rumah. Keselamatan dimulai dari langkah sederhana, seperti menggunakan peralatan listrik yang sesuai standar dan segera melaporkan apabila ditemukan potensi bahaya melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Yudho.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, *Pilar Saga Ichsan*, mengapresiasi inisiatif PLN dalam mendukung upaya pencegahan kebakaran melalui edukasi kepada masyarakat.
“Pencegahan kebakaran membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Kami mengapresiasi PLN UP3 Bintaro yang telah memberikan edukasi kepada para relawan dan pengurus lingkungan. Harapannya, pengetahuan ini dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga semakin banyak warga yang memahami cara menggunakan listrik secara aman serta mengetahui langkah yang tepat ketika menemukan potensi bahaya,” ujar Pilar.
Melalui kolaborasi berkelanjutan bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, PLN UID Jakarta Raya melalui PLN UP3 Bintaro terus memperluas edukasi keselamatan ketenagalistrikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu membangun budaya sadar keselamatan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko kebakaran.
