PLN menyiapkan sistem kelistrikan dengan pasokan utama sebesar 5.540 kVA, diperkuat oleh 6 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas total 1.660 kVA, 7 unit Gardu Bergerak (UGB) dengan total daya 3.630 kVA, serta 1 unit power generator sebagai cadangan, serta 1 unit Dispatcher Mobile untuk merespon cepat potensi gangguan teknis di SUGBK. Pengamanan berlapis turut dilakukan dengan dukungan penuh dari personel keamanan PLN yang bersinergi bersama jajaran TNI dan Polri.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan tidak dapat dicapai tanpa dukungan keamanan dari lintas sektor.
“Sistem kelistrikan berlapis yang kami terapkan di ajang AFF U-23 ini membutuhkan pengamanan yang juga berlapis. Kami sangat terbantu oleh dukungan dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya yang mengawal langsung setiap titik kritis kelistrikan, sehingga seluruh pertandingan dapat berlangsung lancar tanpa gangguan,” ujar Andy Adcha.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin (tengah), memimpin yel yel untuk membakar semangat tim PLN saat melakukan pengecekan akhir keandalan kelistrikan jelang pertandingan final AFF U-23 Championship 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (29/07).
Koordinasi teknis dan pengamanan dilakukan sejak sebelum laga pertama dimulai hingga penutupan turnamen. Personel PLN bersiaga penuh di lapangan bersama petugas dari Polda dan TNI guna memastikan tidak ada gangguan eksternal seperti vandalisme, potensi sabotase, maupun gangguan teknis.
“Sinergi antara PLN, Polda Metro Jaya, dan Kodam Jaya menjadi pondasi utama dalam menciptakan kondisi aman dan andal selama berlangsungnya turnamen. Hal ini tidak hanya menunjukkan kesiapan PLN dalam mendukung event internasional, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antar sektor dalam menjaga nama baik Indonesia sebagai tuan rumah,” tambah Andy Adcha.
