Berita Liga Italia: Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) berisiko ditempatkan di bawah komisaris khusus, usai polemik keabsahan pemilihan Giovanni Malagò terus bergulir ke publik.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) berisiko ditempatkan di bawah pengawasan komisaris khusus setelah polemik hukum seputar keabsahan terpilihnya Giovanni Malagò sebagai Presiden FIGC kembali memanas.
Situasi ini terjadi 3 bulan setelah Malagò memenangkan pemilihan telak pada 22 Juni lalu. Persoalan bermula dari fakta bahwa sebelum pencalonan, Malagò belum terdaftar sebagai anggota FIGC. Sebelumnya ia berada di bawah naungan CONI.
Situasi ini membuatnya dinilai tidak memenuhi syarat hukum untuk maju sebagai kandidat, dan telah melalui beberapa kali proses banding.
Perkembangan terbaru datang dari Presiden CONI saat ini, Luciano Buonfiglio, yang menyatakan pihaknya tidak punya pilihan selain membatalkan hasil pemilihan.
Berdasarkan pernyataan resmi, Jaksa Agung Ugo Taucer telah menegaskan bahwa Malagò memang tidak terdaftar sebagai anggota pada saat pengajuan pencalonannya, sehingga dinilai melanggar prinsip dasar persyaratan keabsahan keanggotaan.
Badan Consiglio Nazionale akan membahas persoalan ini lebih lanjut dan berpotensi membatalkan hasil pemilihan, yang berujung pada penunjukan komisaris khusus untuk menangani FIGC.
Langkah tersebut diperkirakan baru akan diambil usai laga Timnas Italia melawan Turki pada 5 Oktober, guna menghindari dampak terhadap posisi pelatih Roberto Mancini yang ditunjuk langsung oleh Malagò.
Mantan Presiden FIGC, Gabriele Gravina, menyebut situasi ini sebagai hal yang tidak masuk akal: “Sungguh tidak masuk akal jika FIGC bisa ditempatkan di bawah Komisaris Khusus hanya karena alasan ini.”
Artikel Tag: timnas italia, figc, giovanni malago
Published by Lensafakta.id at https://lensafakta.id/bola/figc-terancam-krisis-jabatan-giovanni-malago-bisa-dianulir
