Material distribusi yang dikirim antara lain Pin Isolator, Suspension Isolator, Top Ties, Jointing SUTM, Joint Sleeve, Cable Schoen, CCO Aluminum, Lightning Arrester, Fuse Link, NH Fuse, serta Terminating 20 kV dengan berbagai spesifikasi. Pengiriman material ini merupakan bentuk kesiapsiagaan PLN dalam memastikan kebutuhan pemulihan kelistrikan di lapangan terpenuhi secara cepat dan tepat.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik di wilayah terdampak bencana.
“Kami bergerak cepat mengirimkan material dan petugas terbaik kami untuk mendukung percepatan pemulihan kelistrikan di Aceh,” ujar Andy Adcha.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, melepas secara resmi Petugas Pemulihan Kelistrikan yang diberangkatkan untuk membantu percepatan recovery jaringan listrik pasca bencana di Aceh.
Andy menambahkan bahwa dukungan material dan sumber daya manusia ini diharapkan dapat langsung membantu proses perbaikan jaringan.
“Seluruh bantuan ini disiapkan untuk memastikan pemulihan dapat berlangsung lebih cepat, sehingga aktivitas masyarakat dan layanan publik bisa segera kembali normal,” ungkap Andy Adcha.
Sebanyak 18 petugas diterjunkan, terdiri dari 4 Pegawai PLN UID Jakarta Raya yang tergabung dalam Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tegangan Menengah, serta 14 Petugas Teknis untuk melakukan pemulihan jaringan TM/TR, sambungan rumah (SR), dan APP. Para petugas akan memperkuat perbaikan jaringan di sisi tegangan menengah, tegangan rendah, hingga pemulihan sambungan rumah pelanggan di wilayah terdampak.
PLN berharap dukungan material dan petugas ini dapat mempercepat pemulihan jaringan listrik di Aceh serta membantu masyarakat segera kembali beraktivitas.
