Berita Liga Inggris: Roberto De Zerbi dikritik terlalu kuno dan kurang inovasi di Tottenham oleh eks pemain Premier League yang juga berkarier sebagai manajer yang merujuk pada taktik yang diterapkan oleh manajer asal Italia di klub London utara tersebut.
Roberto De Zerbi memiliki reputasi sebagai inovator sebagai seorang pelatih dan membuat timnya memainkan sepak bola yang menyerang yang mengalir bebas adalah hal yang sangat jauh berbeda dari apa yang kita saksikan pada tim Spurs-nya musim ini.
The Lilywhites bahkan belum mencetak satu gol pun dalam enam jam waktu bermain di Premier League musim ini yang telah menjadi sorotan utama tidak hanya di Inggris namun juga Eropa.
Fakta bahwa Spurs telah membelanjakan hampir 400 Juta Pound untuk mendatangkan pemain baru musim panas ini telah menarik banyak perhatian terhadap situasi sulit yang mereka hadapi, dan sejumlah pengamat yakin bahwa kesalahan terletak pada sosok yang memimpin tim. Mantan gelandang Burnley dan Porto, Steven Defour—yang juga pernah melatih klub Belgia, Mechelen—tidak merasa yakin dengan gagasan taktis De Zerbi musim ini.
Menurutnya manajer asal Italia tersebut telah gagal mengadaptasi dan masih memakai metode yang sama saat melatih Brighton beberapa tahun lalu.
Steven Defour berbicara kepada Sporza (via Sport Witness) mengenai pelatih Tottenham tersebut: “Dia mengklaim dirinya sudah menjadi pelatih terbaik di Italia hanya karena mencatatkan dua kali clean sheet. Dia mulai terasa menjengkelkan.
“Dia melakukan pekerjaan luar biasa di Brighton; yang paling ikonik adalah saat dia menginstruksikan kiper untuk menahan bola dengan kakinya sampai lawan mulai melakukan tekanan Dulu, tim-tim lawan berpikir: ‘Ini Brighton, jadi mari kita lakukan pressing tinggi.’ Hal itu menciptakan ruang. Namun sekarang, tim-tim lawan justru membiarkan kiper melakukan aksinya begitu saja.
“Gagasan itu sudah ketinggalan zaman karena semua orang sudah melihat rekaman pertandingannya. Semua orang tahu apa rencananya. Guardiola pernah mengalami fase serupa, tetapi dia terus berinovasi. Sebaliknya, De Zerbi terus melakukan hal yang sama. Padahal, semua orang yang menirunya justru kesulitan setelah satu tahun.”
Artikel Tag: tottenham, de zerbi
Published by Lensafakta.id at https://lensafakta.id/bola/de-zerbi-dikritik-terlalu-kuno-dan-kurang-inovasi-di-tottenham
