Tampak Sepele, Tapi 5 Alat Rumah Tangga ini Diam-Diam Bikin Listrik Membengkak!

lensafakta.id – Tanpa disadari, sebagian besar tagihan listrik bulanan
yang membengkak bukan berasal dari AC atau kulkas, tetapi dari alat kecil yang
sering dianggap sepele. Penggunaan alat rumah tangga yang boros listrrik ini
memiliki sistem otomatis yang membuat alat tersebut bekerja terus menerus.

Untuk menghindari hal tersebut, pengguna sebaiknya lebih cermat dan
menerapkan kebiasaan hemat agar dapat menekan tagihan tanpa mengorbankan
kenyamanan sehari-hari.

Kenapa Tagihan Listrik Bisa Tiba-Tiba Naik?

Kenaikan tagihan listrik secara tiba-tiba merupakan hal yang sering
dialami banyak rumah tangga. Lonjakan ini bukan disebabkan oleh salah perhitungan,
melainkan dari penggunaan daya yang tidak disadari.

Setiap peralatan rumah tangga yang membutuhkan listrik pasti memiliki
kapasitas daya yang jika digunakan terus menerus dapat meningkatkan beban pemakaian.
Jika merasa tagihan listrik tiba-tiba naik, cek peralatan rumah tangga yang
dimiliki, siapa tahu alat yang dianggap sepele justru jadi penyebab tagihan
listrik membengkak.

Berikut daftar Alat Rumah Tangga yang diam-diam boros Listrik:

1. Water Heater

Pemanas air listrik membutuhkan daya tinggi untuk memanaskan air
hingga suhu tertentu dalam waktu singkat. Rata-rata daya yang digunakan setiap
satu kali pemakaian mencapai 1.000-2.500 watt. Semakin sering mandi dengan air
hangat, maka semakin besar konsumsi daya yang diperlukan.

Umumnya water heater yang menggunakan listrik banyak digunakan oleh
masyarakat karena pemasangannya yang mudah dan minim perawatan. Cara kerjanya
jika tombol saklar dinyalakan maka elemen panas di dalamnya akan menyala dan
mulai memanaskan air di dalam tangki atau pipa.

Sayangnya, meskipun alat elektronik ini tidak digunakan, tetapi tetap
membutuhkan daya listrik yang kecil.  Solusi yang bisa dilakukan untuk
menghemat daya listrik yaitu:

  • Beralih pada pemanas air tenaga surya (solar
    water heater) atau menggunakan water heater dengan bahan bakar gas yang lebih
    ramah lingkungan dan hemat energi.

2. Dispenser Air Panas-Dingin

Penyebab tagihan listrik membengkak tanpa disadari adalah penggunaan
dispenser dua fungsi (air panas dan dingin. Secara umum alat ini berfungsi
untuk memudahkan pengguna ketika membutuhkan air panas atau air dingin dengan
cara yang cepat.

Rata-rata daya yang diperlukan bisa mencapai lebih dari 500 watt
setiap hari tergantung pada model dan merk yang dimiliki.

Maka dari itu, untuk lebih hemat dapat melakukan:

  • Mencabut colokan saat malam hari
  • Menggunakan dispenser manual dan air panas dari
    termos hanya saat diperlukan.
  • Pilih dispenser yang dilengkapi dengan fitur
    hemat energi

Baca juga: 7 Peralatan Rumah Tangga Paling Boros Listrik, Bikin Tagihan Membengkak!

3. Rice Cooker

Siapa sangka, ternyata alat ini menjadi salah satu penyebab listrik
naik. Sebab, rice cooker digunakan setiap hari untuk memasak nasi terutama di
Indonesia.

listrik yang digunakan tidak hanya saat memasak saja, tapi juga ketika
nasi sudah matang untuk menjaga nasi tetap hangat. Mode keep warm yang menyala
berjam-jam bisa menambah pemakaian listrik.

Alternatif yang bisa dilakukan yaitu:

  • Mencabut colokan rice cooker saat nasi sudah
    matang.
  • Gunakan air hangat saat memasak nasi agar rice
    cooker tidak bekerja terlalu lama.

Menurut para dokter, mengkonsumsi nasi
dingin lebih sehat dibandingkan dengan nasi yang panas/hangat. Sebab, faktanya
nasi digin dapat mencegah kenaikan gula darah, diabetes, menurunkan kadar
kolesterol dan membuat rasa kenyang lebih lama.

4. Charger Alat Elektronik

Meski terlihat sepele, perangkat ini bisa menjadi boros jika digunakan
terus-menerus bahkan dibiarkan tetap  menancap setelah baterai penuh.

Kondisi ini dinamakan vampire load atau standby power, kondisi dimana
charger yang dicolok tetap dalam stop kontak dan bisa menarik daya kecil terus
menerus.

Tips Untuk menghindari vampire load yaitu dengan

  • Mencabut charger setelah selesai digunakan
  • Gunakan stop kontak dengan saklar yang bisa
    memutus arus secara manual

5. Water Pump Kolam Ikan

Jika memiliki kolam ikan atau akuarium besar di rumah, pompa air atau
filtrasi adalah sumber konsumsi listrik yang sering tidak disadari. Pompa air
harus bekerja 24 jam tanpa henti untuk menjaga sirkulasi dan oksigen di dalam
air agar ikan tetap aman.

Cara untuk menghemat listrik meskipun pompa air harus terus menyala
adalah

  • Pilih pompa air dengan model yang dirancang
    hemat listrik
  • Gunakan timer agar pompa beroperasi pada jam-jam
    tertentu
  • Pilih pompa yang sesuai dengan kebutuhan kolam untuk
    mengurangi beban dan hambatan aliran
  • Pastikan filter dan saluran air dalam kondisi
    bersih agar pompa tidak bekerja terlalu keras

Penutup

Tidak dapat dipungkiri Jika sebagian besar pengeluaran rumah tangga
dipengaruhi oleh konsumsi energi. Meskipun tidak bisa dihindar sepenuhnya,
tetapi masih bisa untuk mengontrol penggunaan alat elektronik dengan efisien.

Lakukan pemantauan, pengecekan dan perawatan rutin untuk menghemat
listrik. Namun jika tagihan listrik masih tetap naik dan membengkak, cobalah
untuk periksa akurasi meteran listrik, panel, kabel dan sambungan di seluruh
rumah bisa jadi itu tanda dari kebocoran listrik di rumah. Segera laporkan ke
PLN jika merasa tagihan listrik tidak wajar

Baca artikel dan berita lainnya di Google News

(SS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *