Berita Liga Italia: Striker Inter Milan, Lautaro Martinez blak-blakan menilai penampilan buruk di babak pertama, meski dua golnya menyelamatkan poin dari Roma.
Lautaro Martinez menyelamatkan satu poin bagi Inter di Stadio Olimpico lewat dua gol di babak kedua, namun sang kapten tetap tegas mengkritik penampilan timnya yang membuat penyelamatan itu diperlukan.
Berbicara kepada DAZN usai laga imbang 2-2 tersebut, penyerang asal Argentina itu lebih dulu memberikan penghormatan kepada Sandro Mazzola, legenda Inter dan Timnas Italia yang wafat Sabtu lalu di usia 83 tahun.
“Mazzola adalah legenda bagi Inter dan seluruh sepak bola Italia, jadi kami mengirimkan dukungan kepada keluarganya,” ujar Lautaro.
Brace Manu Kone membuat tuan rumah unggul 2-0 hingga menit ke-37, dan Lautaro tidak berusaha mencari pembenaran atas hasil tersebut.
“Babak pertama harus dilupakan, karena kami tidak tampil dengan sikap yang benar. Sejak awal babak kedua, kami mengubah mentalitas, dan dalam laga sekelas ini akan sulit jika Anda memberikan satu babak penuh kepada lawan,”
Gol penyeimbang tercipta pada menit ke-79, semenit usai gol pertamanya memangkas ketertinggalan, dan sang kapten mau mengambil sisi positif dari hasil tersebut sambil tetap menyoroti pola yang berulang.
“Kami memang tidak meraih 3 poin penuh, tapi mengingat betapa bagusnya Roma dan tahap musim ini, ini poin yang bagus. Kami memang perlu mengevaluasi cara kami memulai laga, karena kami tidak bisa selalu mengejar momentum,”
Artikel Tag: inter milan, liga italia, lautaro martinez
Published by Lensafakta.id at https://lensafakta.id/bola/tuntut-perbaikan-lautaro-martinez-tak-bisa-terus-mengejar-ketertinggalan
