
LOMBOK TENGAH — Zentide menggelar pertemuan dengan 100 petani di Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 25 September 2026. Kegiatan bertajuk Big Farmers Meeting: Gebyar Undian Berhadiah Kaylix® tersebut mencakup edukasi penggunaan biostimulan pertanian dan pengundian hadiah bagi peserta program promosi Kaylix®.
Pertemuan yang berlangsung di UD Maju Tani itu diikuti petani dari Lombok Tengah dan wilayah sekitarnya. Dalam sesi pengenalan produk, tim Zentide menjelaskan manfaat serta cara penggunaan Kaylix® kepada peserta. Materi tersebut disampaikan sebagai bagian dari edukasi mengenai pemanfaatan biostimulan dalam kegiatan budi daya pertanian.
Selain sesi edukasi dan pengundian, panitia mengadakan permainan dart berhadiah. Adapun program undian sebelumnya mengajak petani membeli Kaylix® di UD Maju Tani untuk memperoleh kesempatan memenangkan sejumlah hadiah. Hadiah yang disediakan meliputi mesin cuci, dispenser air, penyemprot tanaman elektrik, kompor gas, dan kipas angin.

Direktur Sales Zentide Ikra Nugraha mengatakan, pertemuan tersebut menjadi salah satu langkah perusahaan untuk memperkenalkan praktik pertanian berkelanjutan kepada petani di Indonesia.
“Untuk mencapai salah satu tujuan Zentide, yaitu membawa pertanian yang berkelanjutan kepada dunia, tentunya perlu dimulai dengan langkah awal. Event Big FM di Kateng, Praya Barat inilah salah satu wujud langkah awal tersebut. Dengan memulai bersama petani-petani di Lombok, semoga kami bisa meneruskan niat mulia kami sampai ke kancah global,” ujar Ikra Nugraha, Direktur Sales Zentide.
Dalam keterangan tertulisnya, Zentide menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada petani yang menggunakan Kaylix®. Perusahaan juga menempatkan pertemuan itu sebagai sarana penyampaian informasi produk secara langsung, sehingga peserta memperoleh penjelasan mengenai penggunaan yang dianjurkan oleh tim perusahaan.
Zentide menyatakan ingin memperluas penerapan praktik pertanian regeneratif yang dapat mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia. Perusahaan tersebut menargetkan dapat menjangkau lebih dari satu juta petani di 38 provinsi di Indonesia pada 2030.
Adapun Kaylix® merupakan biostimulan berbasis rumput laut tropis yang dikembangkan Zentide. Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, produk tersebut telah melalui lebih dari 150 uji coba lapangan pada lebih dari 40 jenis tanaman hortikultura di berbagai wilayah Indonesia.
Zentide melaporkan, hasil pengujian tersebut mencakup pengurangan penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen per musim serta peningkatan hasil panen hingga 51 persen. Capaian tersebut merupakan hasil yang diklaim perusahaan berdasarkan pengujian yang dilakukan. Hasil penerapan di lapangan dapat berbeda sesuai jenis tanaman, kondisi lahan, dan metode budi daya yang digunakan.
Zentide merupakan perusahaan teknologi iklim asal Singapura yang mengembangkan biosolusi pertanian berbasis rumput laut tropis. Perusahaan tersebut didukung oleh 100×100, pengembang usaha di bidang teknologi iklim di Asia Tenggara. Zentide menyatakan biosolusi yang dikembangkannya ditujukan untuk membantu memulihkan kesehatan tanah dan mengurangi ketergantungan petani pada bahan kimia pertanian.
