PLN Pastikan Kesiapan Peralatan dan Personel Mitra untuk Konstruksi Jaringan yang Andal dan Aman

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, bersama tim melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan peralatan dalam kegiatan Gelar Peralatan dan Personel KHS Horizontal Directional Drilling (HDD).

Jakarta, 23 September 2026 — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melaksanakan Gelar Peralatan dan Personel KHS Horizontal Directional Drilling (HDD) yang diikuti oleh lima calon mitra kerja sebagai bagian dari proses evaluasi kelayakan calon mitra kerja yang akan mendukung pekerjaan konstruksi jaringan distribusi listrik di wilayah Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung di PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjung Priok tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan peralatan, kompetensi personel, serta penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebelum mitra ditetapkan untuk melaksanakan pekerjaan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan bahwa gelar peralatan dan personel tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya PLN memastikan pekerjaan konstruksi dilaksanakan dengan standar kualitas dan keselamatan yang telah ditetapkan.

Quality dan safety bukan pilihan, tetapi standar yang harus dipenuhi. Karena itu, kami ingin memastikan sejak awal bahwa peralatan yang digunakan benar-benar tersedia dan memenuhi persyaratan, personelnya kompeten dan siap bekerja, serta seluruh aspek keselamatan dan kesiapan operasional telah terpenuhi,” ujar Andy Adcha.

Gelar peralatan dan personel HDD ini menjadi bagian dari proses evaluasi kelayakan calon mitra kerja. Dengan demikian, PLN tidak hanya melihat apa yang ditawarkan, tetapi juga memastikan secara langsung kesiapan sumber daya yang benar-benar dimiliki dan dapat digunakan untuk mendukung pekerjaan.

Image 2
Apel Gelar Peralatan dan Personel KHS Paket HDD dipimpin langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin di PLN UP3 Tanjung Priok, (23/9).

Horizontal Directional Drilling (HDD) merupakan salah satu metode konstruksi yang relevan diterapkan di Jakarta, mengingat tingginya kepadatan infrastruktur dan utilitas di bawah maupun di atas tanah. Melalui metode ini, pembangunan jaringan dapat dilakukan dengan meminimalkan galian terbuka sehingga gangguan terhadap aktivitas masyarakat dapat dikurangi sekaligus menjaga kerapihan kawasan.

Andy Adcha menambahkan, kualitas teknologi dan metode konstruksi perlu didukung oleh peralatan yang tepat dan personel yang kompeten agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara aman dan menghasilkan jaringan yang andal.

“Bagi PLN, mitra kerja merupakan bagian dari ekosistem perusahaan dan menjadi representasi PLN di lapangan. Karena itu, kami membutuhkan mitra yang memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalisme, serta memiliki perhatian yang kuat terhadap quality dan safety. Apa yang dilakukan mitra akan berdampak langsung terhadap kualitas jaringan, keselamatan pekerja, lingkungan, dan pengalaman masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan,” kata Andy Adcha.

Dalam pelaksanaannya, proses evaluasi mencakup pemeriksaan ketersediaan dan kelayakan peralatan, kompetensi personel, penerapan K3, kesiapan operasional, serta pemenuhan berbagai persyaratan pekerjaan. Proses tersebut dilakukan secara profesional dan transparan untuk memastikan calon mitra yang terpilih memiliki kesiapan yang memadai dalam mendukung pekerjaan konstruksi jaringan PLN.

Melalui proses evaluasi sejak tahap awal, PLN UID Jakarta Raya ingin memastikan pekerjaan konstruksi tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan dan kualitas. Upaya tersebut menjadi bagian dari pembangunan jaringan listrik Jakarta Raya yang andal, aman, dan berkualitas untuk mendukung kebutuhan masyarakat.