Dalam kegiatan ini, sebanyak 162 vendor mengikuti proses evaluasi kesiapan peralatan dan personel yang akan menjadi bagian dari Kontrak Harga Satuan (KHS) PLN. Rinciannya terdiri dari 63 vendor Paket 1, 46 vendor Paket 2, dan 53 vendor Paket 3. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan para mitra kerja memiliki kesiapan teknis, kompetensi personel, serta penerapan standar keselamatan kerja, serta kesiapan operasional yang sesuai dengan standar PLN.
Adapun ruang lingkup pekerjaan pada masing-masing paket meliputi berbagai pekerjaan konstruksi jaringan distribusi. Paket 1 mencakup pembangunan dan pemeliharaan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM), Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), Saluran Kabel Udara Tegangan Menengah (SKUTM), serta pekerjaan sipil gardu, jembatan kabel, dan instalasi gardu. Paket 2 meliputi pekerjaan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR), Saluran Kabel Udara Tegangan Rendah (SKUTR), serta Saluran Kabel Tegangan Rendah (SKTR). Sementara Paket 3 mencakup pekerjaan Sambungan Rumah (SR) dan pemasangan Alat Pengukur Pembatas (APP).
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa kegiatan gelar peralatan dan personil ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan mitra kerja sebelum terlibat langsung dalam pekerjaan operasional kelistrikan yang berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, PLN memastikan seluruh mitra kerja memiliki kesiapan peralatan, kompetensi personel, komitmen terhadap standar keselamatan kerja serta kesiapan operasional. Hal ini penting agar setiap pekerjaan konstruksi dan pemeliharaan jaringan listrik dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang andal dan berkualitas,” ujar Andy.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, memberikan arahan sekaligus memimpin kegiatan Gelar Peralatan dan Personil KHS Paket 1, 2, dan 3 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (9/3).
Andy Adcha menambahkan bahwa kualitas mitra kerja akan sangat menentukan kualitas pelayanan PLN kepada pelanggan. Oleh karena itu, proses evaluasi dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan untuk memastikan vendor yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi dan profesionalisme tinggi.
“Kegiatan ini juga sebagai bentuk sinergi antara PLN dan mitra kerja dalam membangun sistem kelistrikan yang semakin andal di wilayah Jakarta Raya. Dengan dukungan mitra kerja yang kompeten dan berstandar keselamatan tinggi, PLN optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” tambah Andy Adcha.
