“PLN berkomitmen tidak hanya menyalurkan energi listrik untuk masyarakat, tetapi juga energi katalisator untuk meningkatkan perekonomian melalui UMKM. Salah satunya, kami wujudkan melalui pemberian kesempatan untuk berpartisipasi dalam event-event bazar atau pameran kepada para UMKM binaan PLN sehingga mereka dapat menangkap peluang pasar dengan baik,” ungkap Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto (kiri), melihat-lihat barang yang dijual oleh UMKM binaan PLN didampingi oleh EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Pesrero), Gregorius Adi Trianto (kanan).
PLN UID Jakarta Raya, selaku pembina Hub UMK Jakarta Raya yang menaungi UMKM binaan PLN, mengatakan bahwa kesempatan ini merupakan salah satu program yang didesain untuk UMKM binaan PLN agar dapat meningkatkan omsetnya. Selain dukungan untuk mengikuti ajang seperti bazaar dan pameran baik domestik maupun internasional, PLN UID Jakarta Raya melalui Hub UMK Jakarta Raya juga memberikan pendampingan dan pelatihan untuk UMKM agar dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan.
“Kami percaya bahwa UMKM yang unggul merupakan salah satu kunci resiliensi ekonomi. PLN UID Jakarta Raya, melalui Hub UMK Jakarta Raya, berkomitmen membina UMKM di Jakarta untuk dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan seperti melalui pelatihan, pendampingan sertifikasi, partisipasi di bazaar atau pameran domestik maupun internasional,” ungkap General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin.
Dalam kesempatan ini, PLN, melalui Hub UMK Jakarta Raya, menghadirkan tiga UMKM unggulan yang menampilkan keberagaman produk lokal berkualitas, antara lain :
1. Azukha: Menghadirkan sajian kuliner seperti cookies, cinnamon roll, dan macaroni schotel.
2. Hijasmita: Menampilkan koleksi busana muslim modern seperti outer, scarf, hingga hijab.
3. Ghawean Dewe: Menawarkan produk kreatif berupa boneka, baju anak, mukena travel, hingga paket hampers.
Selain memberikan kesempatan untuk para UMKM binaan PLN, PLN juga memberikan dukungan suplai dan keandalan listrik sebesar 311.000 VA selama kegiatan berlangsung dari pembukaan pada 9 Maret 2026 hingga selesainya kegiatan pada 11 Maret 2026 nanti.
